oleh

Jembatan Kota Intan, Si Tua yang Penuh dengan Pesona

Dekat pintu masuk tersebut sebelah kanan, terdapat sebuah tenda kecil dengan atapnya berlogo salah satu perusahaan telekomunikasi seluler. Tenda ini dilengkapi beberapa tempat duduk berbentuk tabung. Menurut petugas, tenda ini adalah pemberian dari pihak museum.

Tidak jauh dari tenda tersebut, terdapat 3 buah kursi panjang rangka besi dengan alas duduk dan sandaran kayu. Namun, kondisi kursi itu sudah tidak lagi sempurna karena beberapa buah helai sandarannya terlihat sudah hilang.

Selain itu, di area yang berfungsi sebagai taman untuk pengunjung ini, dilengkapi juga dengan beberapa tong sampah berukuran cukup besar. Tempat ini juga dilengkapi toilet untuk pria dan wanita. Posisi bangunan ini terlihat membelakangi Jalan Tiang Bendera.

Untuk melintasi jembatan tua ini, Anda perlu menaiki 8 buah anak tangga terlebih dahulu. Layaknya ingin memasuki sebuah rumah, di bagian paling bawah anak tangga tersebut terdapat 4 buah keset. Keset ini berguna untuk membersihkan alas kaki bagi para pengunjung sebelum melangkahkan kaki di lantai jembatan.

Menariknya, pada salah satu pilar jembatan yang berada di sisi Jalan Kali Besar Timur, terdapat tanda nomor 21. Saat itu, jembatan memang dianggap sebagai obyek bangunan seperti halnya rumah dan gedung sehingga mempunyai nomor.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed