oleh

Jembatan Kota Intan, Si Tua yang Penuh dengan Pesona

Jembatan yang sudah terbentang sejak 1628 ini bertempat di ujung utara Jalan Kali Besar Barat dan Jalan Kali Besar Timur. Meskipun telah berumur ratusan tahun dan mulai lapuk di atas aliran lurus Kali Krukut yang mengaliri Kali Besar, namun Anda masih dapat menikmati pesonanya.

Namanya adalah Jembatan Kota Intan. Anda akan mengetahui bahwa jembatan ini sangat antik dengan hanya melihatnya sekali saja. Selain berfungsi sebagai layaknya jembatan pada umumnya, benda warisan Belanda ini juga berfungsi sebagai jembatan ungkit.

Nah, jika Anda berkunjung ke sana, Anda akan melihat dua bagian jembatan yang bisa ditarik ke atas. Dahulu, fungsi jembatan ini bukan hanya untuk mobilitas orang, melainkan juga untuk memberi jalan bagi kapal yang akan masuk ke dermaga.

Jembatan ini terletak antara Jalan Kali Besar Barat dan Jalan Kali Besar Timur. Bangunan ini dikelilingi oleh pagar besi warna hijau pada masing-masing sisi jalan dan juga tembok warna putih. Meskipun begitu, saya hanya dapat masuk melalui pintu pagar yang berada di sisi Jl. Kali Besar Barat karena pintu pagar di sisi jalan yang lain tertutup.

Saat saya tiba di tempat ini, tidak ada pengunjung lain. Hanya ada seorang petugas berseragam penjaga jembatan ini yang membawa serta anaknya dan seorang lagi yang sedang membersihkan sampah dedaunan. Saya tidak dikenakan tiket masuk untuk mengunjungi jembatan ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed